Saya gak mood menulis!
Sering merasa begitu.
Tahu kan itu bukan alasan, itu tidak lain adalah excuse.
Mood hanya muncul karena kamu belum menjadikan menulis sebagai sesuatu yang must.
Bukan keharusan tapi sekedar hobi.
Selama masih seperti itu maka mood akan merusak produktivitas kamu.
Gak percaya?
Buktinya, selama belasan tahun di dunia pers, saya gak pernah ketema wartawan yang bilang, "Saya gak bisa menulis berita karena gak mood"
Gak pernah.
Karena mereka sadar menulis berita adalah must, maka tidak membuka pintu bagi mood.
Mungkin quote penulis script kelas dunia ini juga bisa jadi pembelajaran.
“Writing is both a pleasure and a struggle. There are times when it’s really aversive and unpleasant, and there are times when it’s wonderful and fun and magical, but that’s not the point. Writing is my job. I’m not a believer of waiting for the muse. You don’t put yourself in the mood to go to your nine-to-five job, you just go. I start in the morning and write all day. Successful writers don’t wait for the muse to fill themselves unless they’re geniuses. I’m not a genius. I’m smart, I have some talent, and I have a lot of stubbornness. I persevere. I was by no means the best writer in my class in college. I’m just the one still writing.” – Akiva Goldsman, I, ROBOT, I AM LEGEND, A BEAUTIFUL MIND, CINDERELLA
" Menulis adalah kesenangan dan juga perjuangan. Ada saat-saat ketika menulis benar-benar menyebalkan dan tidak menyenangkan, dan ada saat-saat itu menulis itu indah, menyenangkan dan magis. Tapi itu bukan intinya. Menulis adalah pekerjaan saya. Aku tidak bisa menunggu rasa suka muncul. Anda tidak menempatkan diri dalam mood untuk pergi ke pekerjaan Anda jam sembilan-ke- jam lima , Anda hanya pergi. Aku mulai di pagi hari dan menulis sepanjang hari. Penulis sukses tidak menunggu mood untuk mengisi sendiri kecuali mereka jenius. Aku bukan jenius . Aku pintar, saya memiliki beberapa bakat, dan saya memiliki banyak sifat keras kepala. Aku bertahan. Saya bukan penulis terbaik di kelas saya di perguruan tinggi. Aku hanyanya satu yang masih menulis " - .
Akiva Goldsman
Penulis script I ROBOT, I AM LEGEND, A Beautiful Mind, CINDERELLA MAN
Jadi masih mau tergantung mood?
Sering merasa begitu.
Tahu kan itu bukan alasan, itu tidak lain adalah excuse.
Mood hanya muncul karena kamu belum menjadikan menulis sebagai sesuatu yang must.
Bukan keharusan tapi sekedar hobi.
Selama masih seperti itu maka mood akan merusak produktivitas kamu.
Gak percaya?
Buktinya, selama belasan tahun di dunia pers, saya gak pernah ketema wartawan yang bilang, "Saya gak bisa menulis berita karena gak mood"
Gak pernah.
Karena mereka sadar menulis berita adalah must, maka tidak membuka pintu bagi mood.
Mungkin quote penulis script kelas dunia ini juga bisa jadi pembelajaran.
“Writing is both a pleasure and a struggle. There are times when it’s really aversive and unpleasant, and there are times when it’s wonderful and fun and magical, but that’s not the point. Writing is my job. I’m not a believer of waiting for the muse. You don’t put yourself in the mood to go to your nine-to-five job, you just go. I start in the morning and write all day. Successful writers don’t wait for the muse to fill themselves unless they’re geniuses. I’m not a genius. I’m smart, I have some talent, and I have a lot of stubbornness. I persevere. I was by no means the best writer in my class in college. I’m just the one still writing.” – Akiva Goldsman, I, ROBOT, I AM LEGEND, A BEAUTIFUL MIND, CINDERELLA
" Menulis adalah kesenangan dan juga perjuangan. Ada saat-saat ketika menulis benar-benar menyebalkan dan tidak menyenangkan, dan ada saat-saat itu menulis itu indah, menyenangkan dan magis. Tapi itu bukan intinya. Menulis adalah pekerjaan saya. Aku tidak bisa menunggu rasa suka muncul. Anda tidak menempatkan diri dalam mood untuk pergi ke pekerjaan Anda jam sembilan-ke- jam lima , Anda hanya pergi. Aku mulai di pagi hari dan menulis sepanjang hari. Penulis sukses tidak menunggu mood untuk mengisi sendiri kecuali mereka jenius. Aku bukan jenius . Aku pintar, saya memiliki beberapa bakat, dan saya memiliki banyak sifat keras kepala. Aku bertahan. Saya bukan penulis terbaik di kelas saya di perguruan tinggi. Aku hanyanya satu yang masih menulis " - .
Akiva Goldsman
Penulis script I ROBOT, I AM LEGEND, A Beautiful Mind, CINDERELLA MAN
Jadi masih mau tergantung mood?
Karya : Isa Alamsyah

EmoticonEmoticon